Sabtu, 29 September 2012

Festival Forum Kawasan Timur Indonesia VI

Demam Festival Forum Kawasan Timur Indonesia VI, sampai hari ini membuat otak saya terus berputar mencari ide. Hari ini pun saya terus merefleksi perjalanan saya sampai bisa mengikuti kegiatan ini. Saya tidak menyangka bisa bertemu dengan orang-orang hebat Se-kawasan Indonesia Timur dalam Festival Forum Kawasan Timur Indonesia yang dilaksanakan di Palu tanggal 24-25 September 2012 di Swissbell hotel. Kegiatan yang ditampilkan adalah praktik-praktik cerdas dari berbagai pelosok wilayah di Timur Indonesia.  Begitu haru dan inspiratif. Acara yang diawali dengan talkshow pada 23 september 2012 bertempat di Careto Cafe dengan praktik cerdas kegiatan Festival FKTI dan dibuka oleh bapak Wakil Walikota Palu H. Mulhanan Tombolututu. Disini ditampilkan kisah-kisah inspiratif diantaranya Desa bebas asap rokok di kabupaten Enrekang yakni desa Bone-bone serta kisah dari Nusa Tenggara seorang ibu yang bertani dan mengajak para petani disana untuk kembali membudidayakan pangan lokal yang bernama sorgum. 
 
Di acara talkshow ini saya pun bertemu dan berkenalan dengan 5 orang pemuda dari Ambon, Kupang, Makassar, Jayapura, dan Kendari. Kami berenam pun duduk bersama sambil diskusi mengenai kondisi Indonesia Timur. Kami berenam merupakan wakil dari pemuda yang lolos seleksi dari yayasan baKTI untuk mengikuti kegiatan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia. Lucu, seru dan menyenangkan bisa bertemu orang-orang baru dan mengenal mereka, ini sekaligus menambah daftar temanku. :)
 
Alhamdulillah semakin  banyak teman yang bisa saya ajak diskusi dan berbagi pengalaman. Oya mau ngenalin dulu teman-teman baru saya tadi. Nabilla Sabban dari Ambon, oya dia baru pulang dari Inggris 2 minggu yang lalu, dia baru selesai S2 di University of Bradford. Rahmiana Rahmi dari Makassar, sekarang dia lagi ngelanjutin sekolahnya di Universitas Negeri Makassar. Terus ada Joana dari Kupang, aktivis perempuan, orangnya imut dan lincah banget. Lalu ada Christov Manuhutu dari Jayapura, dia sedang kuliah di Jakarta di Universitas Bakri dan ngambil jurusan akuntasi, dia nih cerewet loh, suka diskusi tentang sejarah dan ada La Nane dari Kendari, sekarang dia kuliah di Makassar kuliah di jurusan perikanan dan kelautan Universitas Hasanuddin dan bulan oktober nanti bakal ke USA serta dia juga merupakan aktivis lingkungan di Wakatobi. Hebat-hebat kan mereka.
 
Tanggal 24 Sepetember 2012 pembukaan festival Forum Kawasan Timur Indonesia yang dihadiri oleh berbagai kalangan dari pimpinan daerah, forum Bapedda, founding internasional, LSM dan media. Acara ini di buka oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tengah dan Ibu Menteri Kesehatan yang bersama-sama membunyikan gong tanda dibukanya acara ini secara resmi. Kemudian dilanjutkan dengan rehat dan presentasi tentang kesehatan di KTI oleh ibu menteri kesehatan dan selanjutnya kisah para inovator pun secara bergantian ditampilkan. Sungguh inspiratif. 
 
Oh iya hari ini pada sesi pagi hari merupakan tugasku untuk menuliskan pengalamanku mengikuti kegiatan ini. Wah, mulai ribet deh dengar sambil catat-catat apa yang saya dengar. Hehehehe. Ya mana tinta pulpenku habis lagi,,, waduh berabe, pusing deh. Tapi untungnya bisa dapat pulpen dari panitia. Sebenarnya mau nulis langsung di laptop tapi lambat jadinya nyatat di buku dulu. Amazing,,,, Gila,,,, luar biasa itu yang ada dihatiku mendengar praktik cerdas yang ada, kepalaku manggut-manggut dan diselingi dengan tepuk tangan. Hebat…
 
Saya juga dapat pelajaran budaya baru juga dari teman NTT, disini saya melihat mereka bersalaman kemudian menggesek hidung satu sama lain, hehehehe,,, pertama lihat bagiku ini aneh dan lucu tapi inilah adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia. Menarik dan unik.. Hmmmm,,,senangnya bisa nambah ilmu lagi disini. Tidak semua orang bisa ikut disini, saya bersyukur bisa lolos seleksi dan menjadi salah satu dari 6 pemuda yang bisa ikut FKTI ini.:)Agenda acara pada kegiatan sampai jam 5 sore, lalu kami diundang oleh Inspirit untuk hadir di acara perkenalan gagasan tentang Buterfly Rebellion Project di Malonda Cafe Swiss Bell. Pada pertemuan sore itu kami saling berkenalan, seru dan lucu. Disitu ada team dari inspirit dan baKTI kemudian ada teman-teman geng motor imut dari Kupang serta kami berenam perwakilan dari pemuda. Disana kami diskusi mengenai project dari inspirit dalam rangka follow up dari festival FKTI ini. kami pun mengakhiri pertemuan ini dengan makan malam. Kami pun beranjak untuk beristirahat di hotel, ke lima teman saya nginap di hotel santika dan saya terpisah dari mereka karena tempat nginap saya di hotel swisssbell. Hmmmm,, sedih sih, padahal pengennya rame-rame tapi gak apalah. Eh dan ternyata saya nginapnya sendirian. Hiks,,,hiks,, sepi banget di kamar.
Sambil menikmati kesendirian, saya menyelesaikan tugas saya menulis artikel. Ya sambil nulis tidak lupa pula on line sambil intip facebook dan twitter mantan pacar saya yang sedang kasmaran dengan puber tingkat dewa dan juga mantan pacar saya yang sudah nikah. Hahahaha… ya ellah gak penting…selesai tugas dan selesai pula intip-intipnya.
 
Di hari kedua kegiatan ini dan merupakan hari terakhir, masih dengan penampilan para inovator pembaharu dengan praktik cerdas. Ada geng motor imut, ini nih yang paling seru. Mereka berkenalan kepada para peserta dengan menyebutkan pekerjaan utama di geng motor imut dan pekerjaan sampingan adalah PNS, sontak orang-orang pada ketawa. Terlepas dari itu mereka hebat dan patut diacungi jempol. Saya punya feeling mereka bakal diundang di acara Kick Andy di metro tv. Oh iya di sini ada hadir direktur program kick andy. Orang cool, dari tampilannya cerdas, berwibawa, gagah, berkharisma, pokoknya top deh. Tapi saya lupa namanya. Hehehe,,,. (ngelantur,,,) Back to topik, selain itu ada juga inovasi dari bapak bupati Bantaeng dan bupati Mamuju. Setelah itu kami berdiskusi, kebetulan saya di kelompok 7 yang membahas tentang gender bersama Nabilla. 
 
Di kelompok kami membahas topik tentang gender budgeting, wuih berat banget pembahasannya. Untungnya ibu-ibu dalam kelompok kami adalah para aktivis perempuan jadi melongo mendengar diskusi mereka. Diskusi ini merupakan agenda terakhir sebelum acara ini ditutup. Malamnya kami kami dijamu oleh Pemerintah Kota Palu dengan makanan traditional khas kaili dan juga ada panggung rakyat yang menampilkan musik dan kesenian daerah, para tamu pun tidak lupa mendapat bingkisan oleh-oleh khas Palu.


Malam terakhir kebersamaan kami, saya dan teman-teman pergi jalan-jalan di sekitar kota dengan jalan kaki sambil memotret. Tidak lupa dengan gaya narsis tentunya. Indahnya kebersamaan bersama mereka. Saya berharap bisa dipertemukan kembali dengan waktu sedikit lebih lama. Miss u all….
Palu, Ambon, Kupang, Jayapura, Makassar, Kendari
Ini pengalaman yang tak terlupakan olehku mengikuti Festival Forum Kawasan Timur Indonesia VI, menjadikan saya terinspirasi untuk berjuang dan makin semangat bekerja di komunitasku. Meskipun tak sehebat mereka tapi paling tidak ada kobaran cita untuk membuat Indonesia lebih maju. Tentunya untuk kemajuan Indonesia Timur yang saat ini jauh tertinggal dibanding kawasan lain di Tanah air ini. Mengutip lirik lagu dari FKTI ini ‘aku adalah Papua, aku adalah Maluku, akulah Nusa Tenggara, akulah Sulawesi, suara kemiskinan yang tak pernah berujung, semenjak Republik ini berdiri. Tanah kami kaya, laut kami kaya. Harus ada Perubahan, harus ada perubahan.’ Harus ada perubahan, berbuat sekecil apapun itu karena hal besar dimulai dari hal paling kecil. Intinya bagaimana memulai, langkah awal kita untuk memajukan negeri ini. Merajut Inspirasi, Persembahan dari Timur Untuk Indonesia. Hidup Indonesia, Jaya Indonesia, Baktiku Untukmu Negeri. 
 
Palu, 29 September 2012

Jumat, 28 September 2012

Thanks for you


Sore ini saya dikejutkan dengan kiriman di wall facebookku yang bilang  “Kamu itu seperti nama kamu “Indah...” Salam”. Ini dikirim oleh seniorku  yang dari awal saya kuliah sampai sekarang selalu  membuat jantungku berdebar kegirangan. Thanks ya kak, senyumku sumringah sore ini 

Palu, 28 September 2012

Senin, 23 Juli 2012

Rindu Part II

Malam ini ada bongkahan rindu bergelinding didadaku,,
Menyesakkan....
Nafasku tersengal, tersumbat oleh sekepal rasa itu,,
Entah bagaimana menyingkirkannya,,,
Atau biarkan saja ia berdiam menghuni  rongga jiwaku,,
Arrrrggggggghhhhhhh.......
Tapi sudah terlalu lama ia bermukim dihatiku,,
Aku merindukanmu,,
Namun, besok atau lusa kau sudah harus pergi dari hatiku,,
Sampai nanti ..


Palu, 23 Juli 2012

Selasa, 12 Juni 2012

Tak Berjudul II

Terimakasih sayang sudah menancapkan luka dihatiku,,
Luka yang kesekian kalinya darimu,,
Aku sudah sampai pada batas kemampuanku menunggu ketidakpastianmu,,
Maaf jika aku tak layak untukmu,,
Aku bukan bidadari yang kau cari,,,
Hari ini janjiku, tak akan pernah mengganggumu lagi,,,
Maaf sudah menjadi bagian dari hidupmu,,,


Palu, 13 Juni 2012

Selasa, 20 Maret 2012

Tepat jam 01.00 malam ini aku terjga dari tidurku, kulirik handphone ternyata ada lima pesan yang masuk, ku baca satu-persatu ada pesan ucapan selamat ulang tahun. baru sadar ternyata hari ini ulangtahunku.....
Selamat ulangtahun Ndah,,
aarrrrggggggg....
semakin larut semakin galau,,,
akhirnya kupakai juga kata galau yang padahal aku tak paham apa artinya,,,

Senin, 30 Januari 2012

Tak Berjudul

Maghrib yang hangat,,,
Pada langit sore, di sudut timur kotaku,,
Ku kirim salam rindu buatmu yang ada nan jauh di seberang kotaku...
Palu, 30 Januari 2012

Minggu, 22 Januari 2012

Refleksi Awal 2010

Catatan Hati

Sulit untuk mengungkapkan rasa yang ada di hati...
terkadang ada rasa benci karena memiliki perasaan ini....
Kenapa harus ada dan terus ada di hati...

Ada luka yang begitu dalam....
Ada sakit begitu sakit yang terasa......
Hanya desah keluhan dan airmata yang terus mengalir...
Lelah,,,
Penat,,,,
Jenuh,,,,
Terkadang keputusasaan yang datang......

Tapi semua itu telah berlalu,,
semuanya kini hanya menjadi kenangan yang terlalu indah untuk dilupakan
Namun terlalu pahit untuk dikenang....

Saat ini yang harus dilakukan adalah mencoba bangkit kembali dari keterpurukan,,
mencoba menata kembali hati dan hidup...
Berusaha untuk bangkit walau sekarang masih merangkak untuk bisa berdiri kembali.....

Sebuah kisah yang tragis dari perjalanan hidup...
Namun menjadi pelajaran yang sangat berharga,,,,

Baru sadar bahwa dibalik kisah yang tragis itu ternyata ada makna yang begitu dalam terungkap sedikit demi sedikit,,
Sebuah pembelajaran menuju kedewasaan,,,,,,,
Untuk mencapai kebahagiaan yang sebenarnya.....

Semua yang terjadi dimasa lalu biarkan tercatat dalam buku harian kehidupanku yang akan kubaca kembali di alam keabadian kelak,,,,,,,,,,
Biarkan kisah itu menjadi sebuah cerita drama klasik yang nantinya akan kuceritakan pada orang-orang dilain waktu.....

Sekarang waktunya mengobati luka yang ada,,,,,,
Mencari obat penyembuh luka itu,,,,,,,
Tetapi bukan obat yang hanya mampu menghilangkan rasa sakit sementara dan justru akan membuat luka baru.......
Tapi obat yang mampu menyembuhkan luka itu,,,
Walau berbekas namun sakitnya hilang.........


Palu, 27 Januari 2010

REVOLUSI

Oleh : WS Rendra

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air
Saat ini kita masih terperangkap lingkaran setan
KEMISKINAN
KETIDAKPEDULIAN
KORUPSI
KERJA ASAL-ASALAN

Ayo, kita yang tidak mau lagi dijajah oleh
Kemiskinan dan kesusahan
Kini saatnya REVOLUSI kebangsaan!!!

Mari kita berjanji…

Aku
Warga Negara Indonesia
Kutumpahkan darahku,
Badanku dan hatiku
Berperang melawan
Kemiskinan dan kesusahan
Belajar dan bekerja sungguh-sungguh
Dengan semua kekuatan otot dan otakku
Menjadi pendobrak kemajuan
Bangsa dan keluarga
Demi masa depan
Indonesia bahagia dan sejahtera

Sajak Anak Muda


  Oleh: WS Rendra

Kita adalah angkatan gagap
yang diperanakkan oleh angkatan takabur.
Kita kurang pendidikan resmi
di dalam hal keadilan,
karena tidak diajarkan berpolitik,
dan tidak diajar dasar ilmu hukum
Kita melihat kabur pribadi orang,
karena tidak diajarkan kebatinan atau ilmu jiwa.

Kita tidak mengerti uraian pikiran lurus,
karena tidak diajar filsafat atau logika.

Apakah kita tidak dimaksud
untuk mengerti itu semua ?
Apakah kita hanya dipersiapkan
untuk menjadi alat saja ?

inilah gambaran rata-rata
pemuda tamatan SLA,
pemuda menjelang dewasa.

Dasar pendidikan kita adalah kepatuhan.
Bukan pertukaran pikiran.

Ilmu sekolah adalah ilmu hafalan,
dan bukan ilmu latihan menguraikan.

Dasar keadilan di dalam pergaulan,
serta pengetahuan akan kelakuan manusia,
sebagai kelompok atau sebagai pribadi,
tidak dianggap sebagai ilmu yang perlu dikaji dan diuji.

Kenyataan di dunia menjadi remang-remang.
Gejala-gejala yang muncul lalu lalang,
tidak bisa kita hubung-hubungkan.
Kita marah pada diri sendiri
Kita sebal terhadap masa depan.
Lalu akhirnya,
menikmati masa bodoh dan santai.

Di dalam kegagapan,
kita hanya bisa membeli dan memakai
tanpa bisa mencipta.
Kita tidak bisa memimpin,
tetapi hanya bisa berkuasa,
persis seperti bapak-bapak kita.

Pendidikan negeri ini berkiblat ke Barat.
Di sana anak-anak memang disiapkan
Untuk menjadi alat dari industri.
Dan industri mereka berjalan tanpa berhenti.
Tetapi kita dipersiapkan menjadi alat apa ?
Kita hanya menjadi alat birokrasi !
Dan birokrasi menjadi berlebihan
tanpa kegunaan -
menjadi benalu di dahan.

Gelap. Pandanganku gelap.
Pendidikan tidak memberi pencerahan.
Latihan-latihan tidak memberi pekerjaan
Gelap. Keluh kesahku gelap.
Orang yang hidup di dalam pengangguran.

Apakah yang terjadi di sekitarku ini ?
Karena tidak bisa kita tafsirkan,
lebih enak kita lari ke dalam puisi ganja.

Apakah artinya tanda-tanda yang rumit ini ?
Apakah ini ? Apakah ini ?
Ah, di dalam kemabukan,
wajah berdarah
akan terlihat sebagai bulan.

Mengapa harus kita terima hidup begini ?
Seseorang berhak diberi ijazah dokter,
dianggap sebagai orang terpelajar,
tanpa diuji pengetahuannya akan keadilan.
Dan bila ada ada tirani merajalela,
ia diam tidak bicara,
kerjanya cuma menyuntik saja.

Bagaimana ? Apakah kita akan terus diam saja.
Mahasiswa-mahasiswa ilmu hukum
dianggap sebagi bendera-bendera upacara,
sementara hukum dikhianati berulang kali.

Mahasiswa-mahasiswa ilmu ekonomi
dianggap bunga plastik,
sementara ada kebangkrutan dan banyak korupsi.

Kita berada di dalam pusaran tatawarna
yang ajaib dan tidak terbaca.
Kita berada di dalam penjara kabut yang memabukkan.
Tangan kita menggapai untuk mencari pegangan.
Dan bila luput,
kita memukul dan mencakar
ke arah udara

Kita adalah angkatan gagap.
Yang diperanakan oleh angkatan kurangajar.
Daya hidup telah diganti oleh nafsu.
Pencerahan telah diganti oleh pembatasan.
Kita adalah angkatan yang berbahaya.

Pejambon, Jakarta, 23 Juni 1977

Notes

Tidak ada yang tersisa dari kau dan hatimu disini,,
Tolong bantu aku amnesia, sehingga aku lupa pada kisah kita,,,
Karena tidak ada yang tersisa dari kenangan itu,,,,

Palu, 22 Januari 2012

Kamis, 19 Januari 2012

Khayalan senja

Khayalanku tentang suatu senja yang indah, menikmati pelangi bersamamu dan melihat senyummu...
Namun,,,
Entah senja yang mana bisa ku nikmati bersamamu, berbagi cerita hingga tak ada lagi rindu yang menyesakkan,,,

Palu, 20 Januari 2012