Selasa, 25 Maret 2014

Arti Kata Galau

Galau, apa itu galau? Kata yang akhir-akhir ini sangat sering saya dengar. Banyak orang yang sedih, putus cinta, bertengkar dan semacamnya selalu berkata "saya galau". Apa itu "galau" lagi-lagi saya bertanya. Jika menurut orang-orang itu rasa seperti sedih, saya sangat sering merasa sedih. Mmmmmm,,, saya mencoba mendeskripsikan kata "galau" menurut Indah Fajarwati, hehehehe...
"Galau" itu seperti mau mencebur ke laut atau lompat dari gedung pencakar langit atau makan mangga muda sebaskom besar sampai sakit perut, hihihihi...
Bagaimana? Pas tidak kata "galau" itu seperti yang diatas?
Kalau belum, masih ada lagi, mungkin ini pas buat kamu-kamu.....
"Galau" itu seperti mau teriak di atas gunung atau di tepi pantai sambil jingkrak-jingkrak dan menangis tersedu-sedu, hahahahaha, kalau orang liat pasti dikira orang gila....
Atau bisa juga "galau" itu seperti mau menjerit dan bilang "kamu brengsek", "kamu tega", "kamu berubah", "kamu buaya", "kamu ular", "kamu kambing", "kamu kadal", "kamu sapi",,, eiiitttt dan seterusnya... ckckckckckkc....
Atau seperti orang yang baru putus sama pacarnya dan menyanyi-nyanyi lagu sendu sambil menitikkan airmata,,,,,,
ahhhhhh, masih banyak lagi pendeskripsian kata "galau" ini. Kali ini saya hanya ingin berbagi perasaan saya,, hatttcimmmm (sedih amat yah) hehehehehe.....
Mungkin bisa dibilang saat ini saya lagi galau, sebab saya sedih, saya pengen menangis tapi saya bingung harus menangis darimana???? Hikzzz,, hikkzzzzz
Jika di blog ini ada sesi tanya jawab maka saya akan bertanya "apakah temans pernah benar-benar dicintai oleh seseorang?"
Pasti jawabannya beragam, ada yang jawab pernah, ada juga yang menjawab iya, dan lain-lain. Tapi jika pertanyaan itu diajukan ke saya, maka jawaban saya tidak pernah. Dan saya iri dengan orang-orang yang benar-benar dicintai itu. Seperti apa yah rasanya? Bagaimana yah perlakuan pasangannya? Bagaimana perhatian pasangannya? Saya pengen tau. Walaupun tak pernah merasakannya, paling tidak saya bisa tau dan membayangkannya. Dan hanya bisa membayangkannya.
Saya tidak tau kenapa dari dulu saya tidak pernah bertemu dengan orang yang benar-benar menyayangi saya. Kenapa yah? Apa karena saya tidak cantik? Apa karena saya tidak baik? Atau karena saya benar-benar tidak pantas untuk disayangi? Sepertinya pertanyaan terakhir itu jawabannya iya. Terimakasih


Palu, 25 Maret 2014